Gerakan dan Identitas Generasi Pesona Indonesia (GenPi)

Madani-News.com РGenerasi Pesona Indonesia (GenPI) menjadi cermin kerelawanan anak-anak muda kreatif yang tergerak menyumbangkan gagasan dan tenaganya untuk warga. Khususnya dalam pengembangan teritori pariwisata, ekonomi kreatif dan literasi digital yang menjadi Identitas GenPI dalam bergerak.

Lahir sejak tahun 2016, GenPI saat ini telah tumbuh di 34 provinsi dengan lebih dari 210 jaringan terbangun di tingkat kabupaten dan kota. GenPI juga telah bertransformasi menjadi wadah yang tidak hanya ikut andil dalam mempromosikan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) di Indonesia, namun juga menjadi inisiator dan penggerak dari lahirnya ekosistem-ekosistem parekraf lokal. Solidaritas lebih dari 18.000 anggota yang tersebar di penjuru nusantara yang terdiri dari fotografer, videografer, vlogger, youtube, travelers, content creator dan pelaku seni menjadi modal penting bagi GenPI untuk bisa eksis dalam pengembangan parekraf.

Terdapat 4 program kerja super prioritas dari GenPI yang saat ini disinergikan dengan program-program parekraf nasional. Empat program tersebut mencakup sinergi pentahelix, destination branding management, database wisata Indoensia dan pengembangan sumber daya manusia (SDM). Melalui program super prioritas tersebut, GenPI ingin menjadi wadah bagi para relawan yang konsisten dalam memberikan sumbangsih, baik gagasan maupun gerakan bagi terwujudnya visi Indoensia Maju dengan memaksimalkan potensi sektor parekraf.

Mengingat bahwa sektor parekraf menjadi salah satu sektor paling potensial dalam menyerap tenaga kerja dan penyumbang bagi Pendapatan Domestik Bruto (PDB) negara. Sehingga, sektor ini harus bisa optimalkan oleh para SDM penggerak yang konsisten membangun jejaring kolaborasi dan menyatukan kreativitasnya untuk menciptakan rusng-ruang pemberdayaan. Selanjutnya, pemberdayaan inilah yang menjadi hal paling vital dalam pengembangan sektor parekraf dan gerakan GenPI ke depan. Terlebih kemenparekraf ingin menggenjot SDM pariwisata menjadi 20 juta di tahun 2024 dengan harapan dapat berakselerasi dalam pengembangan sektor parekraf, sehingga mampu menciptakan ekosistem ekonomi bagi masyarakat — pada tahun 2024 kemenparekraf menargetkan ada 32 juta pekerja di sektor parekraf. Artinya, GenPI punya peluang untuk berkolaborasi bersama pemerintah dengan menyumbangkan SDM-SDM unggulnya di daerah yang akan bergerak melakukan pemberdayaan parekraf di akar rumput.

Sejauh ini, GenPI terus membuka kran bagi anak-anak muda kreatif untuk ikut berkontribusi dan bersama-sama mengembangkan potensi parekraf. Disamping itu, GenPI juga konsisten menjaring SDM terbaik daerah, di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk ikut bergerak menggali potensi yang ada di daerahnya masing-masing. Harapannya, ke depan akan tumbuh ekosistem-ekosistem ekonomi baru yang terbangun dari potensi parekraf lokal — baik yang ada di desa maupun kota. Sehingga, kehadiran GenPI dapat memberikan warna bagi dunia parekraf yang dibangun secara bottom-up melalui pemberdayaan.

Penulis : Mustika Edi Santosa (Sekretaris GenPI Lampung)